TOLITOLI, SUARA NUSANTARA PALU.COM — Respons cepat aparat bersama masyarakat berhasil mencegah kebakaran lahan kosong di Dusun Mario, Desa Marisa, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, meluas ke wilayah sekitar permukiman warga, Jumat (18/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 19.45 WITA setelah seorang warga melihat adanya kobaran api di area lahan kosong milik masyarakat. Titik kebakaran diperkirakan berada sekitar 700 meter dari kawasan permukiman.
Informasi mengenai kejadian itu kemudian diteruskan kepada aparat Desa Marisa dan Babinsa Koramil 1305-04/Dondo. Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Basidondo untuk melakukan penanganan di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekitar pukul 20.20 WITA, personel gabungan bersama aparat desa dan warga tiba di lokasi. Dengan menggunakan peralatan pemadam sederhana, termasuk tangki penyemprot air gendong, mereka langsung berupaya melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke area lainnya.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 21.50 WITA. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi, tetapi melanjutkan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala.
Tahap pendinginan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 22.20 WITA. Hasil pemeriksaan di sejumlah titik menunjukkan api dan bara telah berhasil dipadamkan.
Sebanyak 27 orang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. Mereka terdiri atas satu personel Koramil 1305-04/Dondo, satu personel Polsek Basidondo, lima aparat Desa Marisa, serta 20 warga setempat.
Tidak ada korban jiwa maupun laporan personel atau warga mengalami dampak akibat kejadian tersebut. Sementara itu, luas lahan kosong milik masyarakat yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.
Hingga penanganan selesai, penyebab pasti munculnya api belum dapat dipastikan. Dugaan mengenai sumber api masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Informasi awal yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran lahan pada kondisi lingkungan yang kering.
Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran secara sembarangan, termasuk membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Penulis : Redaksi Anjasman
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Humas Kodam palu
















