PALU, SUARA NUSANTARA PALU.COM — Sebanyak 236 mahasiswa Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan LVIII Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan yang dilaksanakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Unisa Palu tersebut menjadi tahapan awal sebelum mahasiswa diterjunkan ke tengah masyarakat di tiga wilayah penempatan, yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.
Mengusung tema “Bersinergi Membangun Daerah”, pembekalan diarahkan untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu menjalankan pengabdian secara bertanggung jawab sekaligus menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi KKN.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rektor Unisa Palu, Muhammad Yasin, dalam arahannya sekaligus menyampaikan materi mengenai visi dan misi universitas. Ia menekankan bahwa pelaksanaan KKN bukan sekadar bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus membawa nilai-nilai ke-Alkhairaatan dalam kehidupan bermasyarakat.
Mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran sebagai agen perubahan dengan menghadirkan kontribusi yang relevan terhadap berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan di daerah.
“Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kapasitas dan ilmu yang dimiliki,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian pembekalan tersebut.
Selain materi visi dan misi universitas, peserta KKN juga memperoleh sejumlah pembekalan yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan pengabdian di lapangan.
Materi tersebut mencakup Falsafah KKN, yang memberikan pemahaman mengenai prinsip dasar pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Mahasiswa juga mendapatkan materi Etika Kemasyarakatan yang menitikberatkan pada pentingnya integritas, tata krama, kemampuan beradaptasi, serta penghormatan terhadap nilai dan kearifan lokal selama berada di tengah masyarakat.
Sementara itu, materi Penyusunan Program Kerja dan Laporan KKN membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis dalam merancang kegiatan yang terukur, aplikatif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Dengan bekal tersebut, 236 mahasiswa KKN Angkatan LVIII diharapkan mampu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah serta masyarakat di lokasi penempatan.
Kehadiran mahasiswa di Kota Palu, Sigi, dan Donggala diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat melalui program-program yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Kegiatan KKN ini sekaligus menjadi momentum bagi Unisa Palu untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui sinergi antara sivitas akademika, pemerintah, dan masyarakat.
Penulis : Redaksi Anjasman
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















