PALU, SUARA NUSANTARA PALU.COM – Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan seorang remaja perempuan berusia 16 tahun yang diduga hendak mengakhiri hidupnya di tower Gardu Induk PLN Silae, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (28/9/2026) malam.
Proses penyelamatan berlangsung dengan melibatkan sejumlah unsur SAR, petugas PLN, aparat kepolisian, serta masyarakat setempat. Setelah melalui upaya evakuasi di ketinggian, remaja tersebut berhasil diturunkan dalam keadaan selamat dan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang petugas PLN bernama Yusuf pada pukul 18.17 WITA. Laporan itu diterima setelah seorang perempuan diketahui berada di atas tower sekitar pukul 18.00 WITA dalam situasi yang membahayakan keselamatannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu segera mengerahkan 11 personel SAR menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.30 WITA, tim langsung berkoordinasi dengan petugas PLN dan unsur terkait untuk menyusun langkah penyelamatan.
Sebelum memulai evakuasi, seluruh personel SAR Gabungan terlebih dahulu melaksanakan pengarahan guna memastikan kesiapan peralatan, pembagian tugas, serta penerapan prosedur keselamatan sesuai standar operasional Basarnas.
Petugas Naik ke Tower, Korban Berhasil Diselamatkan
Proses penyelamatan dimulai sekitar pukul 18.45 WITA. Dengan menggunakan tali dan perlengkapan penyelamatan di ketinggian, sejumlah personel SAR menaiki tower untuk menjangkau remaja tersebut.
Petugas yang berhasil mencapai posisinya kemudian berupaya menenangkan dan memastikan keselamatannya. Sementara itu, personel lainnya mempersiapkan sistem evakuasi agar proses penurunan dapat berlangsung dengan aman.
Upaya penyelamatan akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 19.15 WITA, remaja tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Selanjutnya, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu guna memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., CAI., C.Mtr., melalui laporan resmi operasi SAR menyampaikan bahwa seluruh rangkaian penyelamatan telah diselesaikan setelah korban berhasil dievakuasi.
Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai pada pukul 20.15 WITA. Seluruh personel dan unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Keberhasilan operasi tersebut tidak terlepas dari koordinasi Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu bersama PLN Palu, Bhabinkamtibmas, pihak keluarga, serta masyarakat yang turut membantu proses penyelamatan.
Dalam operasi ini, petugas mengerahkan kendaraan personel, sepeda motor trail, perlengkapan penyelamatan di ketinggian, alat komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi psikologis anak dan remaja. Dukungan keluarga, lingkungan sosial, serta pendampingan tenaga profesional diperlukan bagi mereka yang sedang menghadapi tekanan emosional.
Hingga operasi SAR berakhir, remaja tersebut dilaporkan selamat dan telah dibawa ke rumah sakit. Belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatannya maupun faktor yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
Penulis : Redaksi Anjasman
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Humas Basarnas
















