PALU – SUARA NUSANTARA PALU.COM – Regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat kembali bergulir. Komandan Korem (Danrem) 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H., S.H., M.Sc., P.Sc., menghadiri upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 711/Raksatama Kodam XXIII/Palaka Wira, Jumat (30/10/2026).
Upacara yang berlangsung di Lapangan Yonif 711/Raksatama tersebut menandai pergantian kepemimpinan dari Letkol Inf Ary Eko Pramono, S.Sos., M.I.P., kepada Letkol Inf Hamanja Hasan, S.H., M.Tr.Mil.
Pergantian jabatan ini menjadi bagian dari dinamika pembinaan organisasi TNI AD sekaligus langkah untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas satuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanat Pangdam XXIII/Palaka Wira yang dibacakan pada upacara tersebut, ditegaskan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari proses pembinaan personel dan penyegaran organisasi.
Melalui mekanisme tersebut, diharapkan muncul semangat baru dalam kepemimpinan, peningkatan profesionalisme prajurit, serta penguatan kesiapan satuan dalam menghadapi perkembangan dan tantangan tugas ke depan.
Pangdam juga menyampaikan penghargaan kepada Letkol Inf Ary Eko Pramono atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama memimpin Yonif 711/Raksatama.
Kepada pejabat baru, Letkol Inf Hamanja Hasan, disampaikan ucapan selamat atas amanah yang diberikan. Ia diharapkan mampu melanjutkan program pembinaan satuan, memperkuat soliditas prajurit, serta meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasional batalyon.
Selain itu, setiap prajurit diingatkan untuk senantiasa menjadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membentuk prajurit yang disiplin, profesional, berintegritas, serta memiliki loyalitas terhadap bangsa dan negara.
Dengan kepemimpinan yang baru, Yonif 711/Raksatama diharapkan semakin tangguh dan solid, sekaligus mampu mempertahankan kesiapan operasional dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.
Momentum sertijab ini juga menjadi pengingat bahwa keberlanjutan organisasi membutuhkan kepemimpinan yang kuat, pembinaan personel yang konsisten, dan komitmen pengabdian yang tidak terputus.
Penulis : Anjasman
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Pendrem-132/Tadulako
















