JAKARTA, SUARA NUSANTARA PALU,24 Agustus 2026 — Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., menghadiri Annual Member Gathering Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII) di Jakarta, Kamis (20/8/2026) malam.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sigi untuk membuka peluang kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah, terutama pada sektor pertanian dan peternakan berkelanjutan dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.
Dalam agenda tersebut, Rizal Intjenae berkesempatan berdiskusi langsung dengan Ketua Umum ABII Hashim S. Djojohadikusumo yang juga menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim. Selain itu, turut hadir Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding serta Direktur Eksekutif ABII Philip Cecil Rickard.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam rencana pengembangan program kolaborasi tersebut adalah Kecamatan Pipikoro. Wilayah ini dinilai memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan sektor pertanian dan peternakan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Bupati Sigi memaparkan sejumlah potensi daerah serta peluang program yang dapat dikolaborasikan dengan ABII. Pembahasan tersebut diharapkan menjadi awal bagi lahirnya kerja sama konkret yang memberikan dampak langsung terhadap produktivitas dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain membahas sektor pertanian dan peternakan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan konektivitas wilayah, khususnya akses yang menghubungkan Kabupaten Sigi dengan Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Rizal menyampaikan bahwa pembukaan akses tersebut memiliki arti strategis bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas orang dan barang sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah yang selama ini memiliki tantangan dalam hal konektivitas.
Menurutnya, apabila akses Sigi–Luwu Utara dapat terwujud dan dikembangkan lebih lanjut, jalur tersebut berpotensi menjadi penghubung penting antardaerah bahkan antarprovinsi.
Pemerintah Kabupaten Sigi juga berharap dukungan dan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk mendorong terwujudnya pembangunan infrastruktur tersebut.
Kolaborasi dengan ABII diharapkan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang terukur dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Pipikoro.
Dengan pengembangan sektor pertanian dan peternakan yang didukung teknologi serta pemanfaatan sumber daya lokal, Pemerintah Kabupaten Sigi berharap terbuka lebih banyak peluang usaha, peningkatan produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara dari sisi konektivitas, terbukanya akses menuju Luwu Utara diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat hubungan ekonomi dan sosial masyarakat Sigi dengan wilayah Sulawesi Selatan.
Pemerintah daerah optimistis sinergi lintas sektor dan lintas wilayah tersebut dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Sigi yang lebih produktif, terkoneksi, dan berkelanjutan.
Penulis : Tim Redaksi
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















