SIGI, SUARA NUSANTARA PALU — Suasana haru mewarnai malam kelima perawatan Eza Ramadhan (18), pasien patah tulang yang hingga kini masih menjalani perawatan di RS Tora Belo, Kabupaten Sigi.
Di tengah perjuangan Eza menjalani pengobatan, kepedulian masyarakat kembali hadir. Karang Taruna dan Remaja Islam Masjid (KARISMA) Desa Rarampandende bersama pemerintah desa, BPD, serta masyarakat turut memberikan dukungan kepada keluarga Eza, Minggu (30/8/2026).
Penyerahan donasi dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Rarampandende, Luksin, didampingi Ketua BPD Rarampandende Roslinda, S.Pd., bersama pengurus dan anggota KARISMA serta keluarga besar Eza.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada Asrudin (69), ayah Eza, yang saat itu mendampingi putranya selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Momen penyerahan bantuan tersebut berlangsung penuh haru. Bagi keluarga Eza, perhatian dan kepedulian yang diberikan bukan hanya tentang nilai bantuan, tetapi juga menjadi kekuatan moral untuk tetap bertahan dan memberikan semangat kepada Eza dalam menjalani proses pengobatan.
Asrudin tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kepala Desa Rarampandende, Ketua BPD, KARISMA, serta para ibu rumah tangga dan masyarakat yang telah ikut peduli terhadap kondisi keluarganya.

«“Terima kasih Pak Kades, terima kasih Ketua BPD, terima kasih anak-anak KARISMA Rarampandende dan ibu-ibu yang sudah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar Asrudin.»
Menurut Asrudin, perhatian yang diberikan masyarakat menjadi penyemangat bagi dirinya dan keluarga untuk terus mendampingi Eza menjalani pengobatan.
«“Kami sangat bersyukur masih ada orang-orang yang peduli dengan keadaan Eza. Bukan hanya bantuan yang kami terima, tetapi perhatian dan doa dari semuanya sangat berarti bagi kami. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya.»
Kepala Desa Rarampandende, Luksin, mengatakan bahwa kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan merupakan bagian dari semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Ia pun memberikan semangat kepada Eza dan keluarganya agar tetap kuat dalam menghadapi cobaan tersebut.

Ia berharap Eza tetap optimistis menjalani perawatan dan tidak kehilangan harapan untuk sembuh.
Luksin juga mengapresiasi KARISMA dan seluruh masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi Eza.
Menurutnya, kebersamaan seperti ini harus terus dipelihara karena ketika masyarakat saling membantu, beban yang berat dapat terasa lebih ringan.
Sementara itu, Ketua BPD Rarampandende, Roslinda, S.Pd., turut menyampaikan dukungan kepada Eza dan keluarganya.
Roslinda berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi Eza untuk terus menjalani pengobatan hingga mendapatkan kesembuhan.
«“Untuk keluarga Eza, tetap kuat dan jangan pernah kehilangan harapan. Kami mungkin belum bisa memberikan banyak, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa Eza dan keluarga tidak sendiri. Ada masyarakat yang peduli dan ingin membantu,” ungkap Roslinda.»
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan dan kepedulian untuk bersama-sama membantu keluarga Eza.
«“Mudah-mudahan kepedulian yang kita berikan, sekecil apa pun, dapat menjadi kekuatan bagi Eza dan keluarga. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu dan mendoakan kesembuhan Eza,” tambahnya.»
Perjuangan Eza untuk mendapatkan kesembuhan masih panjang. Dukungan KARISMA, pemerintah desa, BPD, keluarga dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan kekuatan kepada Eza selama menjalani perawatan.
Di tengah kondisi tersebut, uluran tangan para dermawan masih sangat diharapkan. Masyarakat, komunitas, organisasi sosial maupun pihak-pihak yang memiliki kepedulian diharapkan dapat ikut membantu meringankan beban keluarga Eza.
Bantuan tidak harus dalam jumlah besar. Setiap kepedulian yang diberikan dengan ketulusan memiliki arti bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian.
Semoga semakin banyak tangan yang tergerak, semakin banyak doa yang dipanjatkan, dan semakin besar harapan Eza untuk kembali pulih dan menjalani kehidupan seperti sediakala.
Suara Nusantara Palu — Dari kepedulian kecil, lahir harapan besar.
Penulis : Anjasman pimpinan redaksi
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















