Musim Kemarau, Polres Sigi Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

- Penulis

Monday, 31 August 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGI, SUARA NUSANTARA PALU — Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kepolisian Resor (Polres) Sigi memperkuat kesiapsiagaan bersama sejumlah instansi terkait.

Penguatan langkah pencegahan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Sigi, yang dipimpin Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., Senin (30/8/2026).

Apel tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah antarlembaga dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya melalui deteksi dini, pemantauan kawasan rawan, patroli, serta percepatan penanganan apabila terjadi kebakaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Sigi bersama perwakilan Forkopimda, Wakapolres Sigi, jajaran Pejabat Utama Polres Sigi, para Kapolsek dan personel Polres Sigi.

Selain itu, apel juga melibatkan personel TNI, Basarnas Kota Palu, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar, Balai Taman Nasional Lore Lindu (BTNLL), Kesbangpol, Dinas Perhubungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Senkom.

Dalam arahannya, Kapolres Sigi menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan kerja bersama antara pemerintah, aparat keamanan, instansi teknis dan masyarakat untuk mencegah kebakaran sejak awal.

Menurutnya, dampak Karhutla tidak hanya menyangkut kerusakan kawasan hutan dan lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas transportasi serta kondisi perekonomian.

“Karhutla bukan sekadar bencana ekologis, tetapi dapat berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, transportasi hingga perekonomian. Karena itu, langkah pencegahan dan mitigasi harus dilakukan sejak dini, bukan menunggu bencana terjadi,” tegas Kari Amsah Ritonga.

Ia juga menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan kegiatan patroli pada lokasi yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran, sekaligus mengedepankan upaya pendekatan dan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Terduga Residivis Pencurian AC, Beraksi di Dua Lokasi Palu Barat

Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan potensi terjadinya Karhutla selama musim kemarau.

Di sisi lain, koordinasi antarinstansi diminta terus diperkuat sehingga setiap informasi mengenai titik api maupun kejadian kebakaran dapat segera ditindaklanjuti.

Kapolres turut mengingatkan bahwa terhadap tindakan pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja dan melanggar ketentuan hukum, aparat akan melakukan penegakan hukum secara tegas dan konsisten.

Namun, dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan, kesiapan sarana dan prasarana serta aspek keselamatan personel tetap harus menjadi perhatian utama.

Mengakhiri arahannya, Kapolres Sigi mengajak seluruh personel dan unsur terkait untuk tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan, tetapi juga memanjatkan doa agar Kabupaten Sigi senantiasa diberikan perlindungan dalam menghadapi musim kemarau.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua, menjaga Kabupaten Sigi dari bencana Karhutla, serta menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan kita,” harapnya.

Dengan kesiapan personel, dukungan peralatan, patroli di wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat dan koordinasi lintas sektor, Polres Sigi menyatakan komitmennya untuk memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Sigi.

Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kebakaran sekaligus melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak lebih luas yang dapat ditimbulkan selama musim kemarau.

Penulis : Anjasman/Redaksi

Editor : SN-PALU

Sumber Berita: Humas polres SIGI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Palu dan Pemkab Tolitoli Perkuat Sinergi Penanganan Kondisi Darurat
HPA Mulai Gerakkan Roda Organisasi, Peserta ToT dan PKN Disiapkan Jadi Kader
GARUDA SULTENG: Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Penting Menuju Indonesia Emas 2026.
Tiga Terduga Pelaku Curat di Ujuna Dibekuk Tim Gabungan Polsek Palu Barat dan Resmob Tadulako
Harkopnas ke-79 di Sulteng Dorong Revitalisasi Koperasi Desa dan Kelurahan
Bertahun-tahun Menanti, Revitalisasi SD Inpres Maku Hadirkan Harapan Baru bagi Siswa Pascagempa
PETI di Desa Karya Mandiri Disorot, Warga Minta Bekas Galian Dipulihkan
Danrem 132/Tadulako Sambangi Banggai Laut, Sinergi TNI-Pemda Diperkuat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 15:28 WIB

Basarnas Palu dan Pemkab Tolitoli Perkuat Sinergi Penanganan Kondisi Darurat

Friday, 18 September 2026 - 14:54 WIB

HPA Mulai Gerakkan Roda Organisasi, Peserta ToT dan PKN Disiapkan Jadi Kader

Friday, 18 September 2026 - 14:06 WIB

GARUDA SULTENG: Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Penting Menuju Indonesia Emas 2026.

Friday, 18 September 2026 - 00:10 WIB

Tiga Terduga Pelaku Curat di Ujuna Dibekuk Tim Gabungan Polsek Palu Barat dan Resmob Tadulako

Thursday, 17 September 2026 - 11:53 WIB

Harkopnas ke-79 di Sulteng Dorong Revitalisasi Koperasi Desa dan Kelurahan

Berita Terbaru