SIGI, SUARA NUSANTARA PALU,1 September 2026 — Kepala Puskesmas Kaleke, Sitti Hajar, SST., MKM., kembali menunjukkan perhatian terhadap kondisi Eza Ramadhan, mantan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sigi yang tengah menjalani perawatan akibat patah tulang di RSUD Tora Belo, Kabupaten Sigi.
Sitti Hajar mengunjungi Eza di RSUD Tora Belo, Selasa (1/9/2026), untuk memastikan secara langsung perkembangan kondisi pasien sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait proses penanganan dan rencana rujukan selanjutnya.
Dalam kunjungan tersebut, Sitti Hajar meminta kepada pihak RSUD Tora Belo agar Eza dapat diberikan kesempatan untuk bermalam satu malam lagi di rumah sakit sebelum diperbolehkan pulang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Sitti Hajar, langkah tersebut dinilai lebih baik agar Eza tidak harus bolak-balik dari rumah ke rumah sakit hanya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Kalau bisa diberikan kesempatan untuk bermalam satu malam lagi di RS Tora Belo. Besok baru pulang, karena kalau pulang hari ini, besok dibawa lagi ke sini untuk pemeriksaan. Lebih baik sekaligus besok kami jemput menggunakan mobil ambulans bersama bidan kami,” ujar Sitti Hajar.
Permintaan tersebut mendapat respons positif dari pihak RSUD Tora Belo. Pihak rumah sakit bersedia memberikan kesempatan kepada Eza untuk bermalam satu malam lagi dan tetap menjalani pemantauan di rumah sakit.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, Eza tidak langsung dipulangkan pada Selasa (1/9/2026), melainkan tetap berada di RSUD Tora Belo hingga Rabu (2/9/2026).

Pihak RSUD Tora Belo bersama Puskesmas Kaleke terus melakukan koordinasi sembari menunggu adanya ruang yang tersedia di RSUD Undata Palu.
Sitti Hajar menegaskan, Puskesmas Kaleke siap membantu proses pelayanan terhadap Eza. Apabila Eza nantinya diperbolehkan pulang dari RSUD Tora Belo sambil menunggu proses rujukan, pihaknya akan menjemput pasien menggunakan ambulans bersama bidan.
“Besok kami jemput pakai mobil ambulans dengan bidan kami,” kata Sitti Hajar.
Ia berharap proses rujukan Eza ke RSUD Undata Palu dapat segera terealisasi setelah ruang perawatan tersedia, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan medis lanjutan sesuai kebutuhan.
Selama menunggu proses tersebut, Eza tetap mendapatkan pemantauan dan pelayanan di RSUD Tora Belo.
Perhatian dan pendampingan dari Puskesmas Kaleke serta koordinasi dengan pihak RSUD Tora Belo menjadi bagian dari upaya memastikan proses perawatan Eza berjalan dengan baik, khususnya dalam menghadapi tahapan pemeriksaan dan rujukan selanjutnya.
Keluarga Eza juga masih berharap proses rujukan ke RSUD Undata Palu dapat segera terlaksana setelah tersedia ruang perawatan bagi pasien.
Penulis : Anjasman/Redaksi
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















