PALU, Rabu 9 November 2026,SUARA NUSANTARA PALU — Perkembangan pembangunan dan aktivitas ekonomi di Sulawesi Tengah turut meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga pengamanan yang memiliki kemampuan profesional, disiplin serta memahami prosedur dalam menjalankan tugas.
Kebutuhan tersebut menjadi salah satu perhatian PT Trisula Bangkit Bersama, perusahaan jasa pengamanan yang beroperasi di Sulawesi Tengah. Perusahaan ini mendorong peningkatan kualitas personel melalui pembekalan pengetahuan dan pelatihan yang dilakukan secara berkala.
Praktisi Pengamanan Swasta, Jamrin T. Andi Raga, S.Sos., SH., menilai profesi pengamanan saat ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan kemampuan fisik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, seorang petugas keamanan perlu memiliki pemahaman mengenai aturan, prosedur kerja, komunikasi, pengendalian diri hingga kemampuan mengenali potensi risiko di lingkungan tempat bertugas.
“Seorang petugas pengamanan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan. Tugasnya bukan hanya berdiri menjaga suatu tempat, tetapi bagaimana mampu membaca situasi dan mengambil langkah yang tepat sesuai aturan,” ujar Jamrin.
Ia mengatakan, pelatihan menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk personel pengamanan yang memiliki standar kerja yang baik.
Melalui pembinaan secara berkelanjutan, personel diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis pengamanan, tetapi juga mengetahui batas kewenangan ketika menghadapi persoalan di lapangan.
Menurut Jamrin, kemampuan mengendalikan diri juga menjadi bagian penting dalam profesi tersebut. Sebab, petugas keamanan sering kali berhadapan dengan berbagai karakter masyarakat dan situasi yang membutuhkan ketenangan dalam mengambil keputusan.
“Ketegasan tetap diperlukan, tetapi harus disertai pemahaman terhadap aturan dan kemampuan mengendalikan emosi. Dengan begitu, pengamanan dapat menciptakan rasa aman tanpa menimbulkan persoalan baru,” jelasnya.
Di sisi lain, keberadaan perusahaan jasa pengamanan juga memiliki dampak terhadap kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.
PT Trisula Bangkit Bersama membuka ruang bagi pemuda dan pemudi Sulawesi Tengah untuk mendapatkan kesempatan bekerja sekaligus mengembangkan keterampilan di bidang pengamanan.
Bagi Jamrin, tenaga kerja lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber daya manusia yang profesional apabila mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang memadai.
“Setiap tenaga kerja yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang tentu membawa manfaat bagi dirinya, keluarga dan lingkungan sekitarnya. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan bersama dengan pembukaan lapangan pekerjaan,” katanya.
Ia berharap perkembangan sektor jasa pengamanan di Sulawesi Tengah dapat diikuti dengan peningkatan standar kompetensi personel.
Menurutnya, pengamanan yang profesional pada akhirnya bukan hanya memberikan perlindungan terhadap aset maupun lingkungan kerja, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya situasi yang tertib dan kondusif.
PT Trisula Bangkit Bersama menempatkan profesionalisme, kompetensi dan tanggung jawab sebagai bagian dari upaya membangun layanan pengamanan yang mampu mengikuti kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di Sulawesi Tengah.
Di tengah pertumbuhan berbagai sektor pembangunan, kebutuhan terhadap tenaga pengamanan yang terlatih dan memahami tugas serta kewenangannya dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Penulis : Redaksi Anjasman
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















