PALU, SUARA NUSANTARA PALU.COM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswi SDN Inpres Silae, Kota Palu. Di tengah usianya yang masih belia, Andi Attaya Putri Lamangkona telah menunjukkan bakat dan ketekunan luar biasa di bidang literasi.
Siswi yang akrab disapa Attaya itu dikenal sebagai salah satu pelajar berprestasi yang aktif mengikuti berbagai kompetisi. Kemampuannya dalam mendongeng, membaca puisi, hingga tampil di atas panggung telah mengantarkannya meraih sejumlah penghargaan di berbagai ajang perlombaan.
Bagi Attaya, dunia literasi bukan sekadar aktivitas di sekolah. Melalui kata-kata, cerita, dan puisi, ia mampu mengekspresikan kreativitas sekaligus membangun kepercayaan dirinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemampuan membawakan cerita dengan penuh penghayatan serta kepiawaiannya menjiwai setiap bait puisi menjadi salah satu kekuatan yang membuat penampilannya mampu menarik perhatian para juri.
Sejumlah prestasi pun telah berhasil dikoleksinya. Mulai dari lomba membaca puisi, mendongeng, fashion show, hingga berbagai kompetisi literasi lainnya, baik di tingkat Kota Palu maupun tingkat provinsi.
Foto: Attaya saat membaca puisi
Perjalanan prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa bakat yang dipadukan dengan ketekunan dan dukungan lingkungan pendidikan dapat melahirkan generasi muda yang percaya diri dan berprestasi.
Prestasi terbaru yang membanggakan, Attaya dipercaya mewakili Kota Palu dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Kepercayaan tersebut menjadi kesempatan bagi Attaya untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa nama SDN Inpres Silae dan Kota Palu di tingkat provinsi.
Kepala SDN Inpres Silae, Dadang Rahman Sidiq, M.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas berbagai pencapaian yang telah diraih Attaya,Rabu,16 November 2026.
Menurutnya, prestasi yang ditorehkan para siswa merupakan bagian dari proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pengembangan bakat, kreativitas dan karakter peserta didik.
Pihak sekolah berharap keberhasilan Attaya dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk semakin mencintai kegiatan membaca, menulis, bercerita dan berbagai aktivitas literasi sejak usia dini.
“Prestasi yang diraih Attaya menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan ruang kepada anak-anak dalam mengembangkan bakat dan potensi yang mereka miliki,” demikian semangat yang disampaikan pihak sekolah.
Keberadaan siswa seperti Attaya juga menjadi gambaran bahwa gerakan literasi di lingkungan sekolah dapat menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk berani tampil, mengolah gagasan, berkomunikasi dan mengembangkan kreativitas.
Kini, perhatian Attaya tertuju pada panggung FTBI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Dengan bekal pengalaman dan berbagai prestasi yang telah diraihnya, ia siap memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa semangat SDN Inpres Silae dan Kota Palu.
Dari ruang kelas di Silae, Attaya belajar merangkai kata. Dari panggung-panggung perlombaan, ia belajar percaya diri. Dan kini, langkah kecilnya membawa harapan besar menuju panggung literasi tingkat provinsi.
Penulis : Redaksi Anjasman
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















