Harkopnas ke-79 di Sulteng Dorong Revitalisasi Koperasi Desa dan Kelurahan

- Penulis

Thursday, 17 September 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALU, SUARA NUSANTARA PALU COM — Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Sulawesi Tengah menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Workshop Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk wilayah Palu, Sigi, dan Donggala.

Kegiatan yang digelar di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (17/9/2026), mengangkat tema “Revitalisasi Koperasi Menuju Pasal 33 UUD 1945 yang Berkeadilan Sosial” dengan subtema “Kepastian Gerakan Koperasi untuk Mengelola Sumber Daya Alam Berdasarkan Hukum dan Keadilan.”

Rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPWIL) Sulawesi Tengah bersama unsur gerakan koperasi di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian, Administrasi Pembangunan, Pengadaan Barang/Jasa, serta Sumber Daya Alam.

Ketua DEKOPWIL Sulawesi Tengah, Abd. Malik Bram, mengatakan peringatan Harkopnas tahun ini menjadi kesempatan bagi gerakan koperasi untuk memperkuat komitmen dalam mengambil peran strategis dalam pengelolaan potensi sumber daya alam daerah.

Menurutnya, koperasi tidak hanya dituntut mampu menjalankan aktivitas ekonomi, tetapi juga harus memiliki kelembagaan yang kuat, kepastian hukum, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

«“Koperasi harus benar-benar hadir sebagai sokoguru ekonomi kerakyatan yang memiliki kepastian hukum, mandiri, dan mampu memberikan kesejahteraan yang nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput,” ujarnya.»

Ia menjelaskan, semangat revitalisasi koperasi menjadi salah satu landasan penting dalam mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, khususnya di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala.

Abd. Malik berharap koperasi desa dan kelurahan ke depan tidak hanya menjadi wadah kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang profesional, produktif, dan memiliki daya saing.

Baca Juga:  Nur Hanissa, Korban Tragedi Berdarah di Duyu, Meninggal Dunia; Suara Nusantara Palu Sampaikan Duka Mendalam

Sementara itu, Asisten II yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah menekankan pentingnya keberadaan koperasi sebagai bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat.

Penguatan koperasi, kata dia, perlu diarahkan pada pengelolaan potensi ekonomi dan sumber daya alam secara bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan aspek keadilan, keberlanjutan, serta kepentingan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi di daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan akademisi Universitas Tadulako (Untad), jajaran DEKOPWIL Sulawesi Tengah, serta para Ketua DEKOPWIL kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

Melalui workshop tersebut, pemerintah, pengurus koperasi, akademisi, dan unsur terkait diharapkan dapat membangun sinergi dalam memperkuat tata kelola dan kapasitas kelembagaan koperasi.

Penguatan tersebut mencakup aspek kelembagaan, sumber daya manusia, kepastian hukum, pengelolaan usaha hingga kemampuan koperasi dalam membaca dan mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Momentum Harkopnas ke-79 di Sulawesi Tengah pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengembalikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi masyarakat yang tumbuh dari desa dan kelurahan.

Dengan kelembagaan yang semakin kuat dan pengelolaan yang profesional, koperasi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan ekonomi Sulawesi Tengah yang lebih inklusif dan berkeadilan.

 

Penulis : Muhammad Riyan Putra S S

Editor : SN-PALU

Sumber Berita: Liputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Palu dan Pemkab Tolitoli Perkuat Sinergi Penanganan Kondisi Darurat
HPA Mulai Gerakkan Roda Organisasi, Peserta ToT dan PKN Disiapkan Jadi Kader
GARUDA SULTENG: Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Penting Menuju Indonesia Emas 2026.
Tiga Terduga Pelaku Curat di Ujuna Dibekuk Tim Gabungan Polsek Palu Barat dan Resmob Tadulako
Bertahun-tahun Menanti, Revitalisasi SD Inpres Maku Hadirkan Harapan Baru bagi Siswa Pascagempa
PETI di Desa Karya Mandiri Disorot, Warga Minta Bekas Galian Dipulihkan
Danrem 132/Tadulako Sambangi Banggai Laut, Sinergi TNI-Pemda Diperkuat
Bengkel Seni Ekma Matangkan Persiapan PEKA Angkatan ke-3
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 15:28 WIB

Basarnas Palu dan Pemkab Tolitoli Perkuat Sinergi Penanganan Kondisi Darurat

Friday, 18 September 2026 - 14:54 WIB

HPA Mulai Gerakkan Roda Organisasi, Peserta ToT dan PKN Disiapkan Jadi Kader

Friday, 18 September 2026 - 14:06 WIB

GARUDA SULTENG: Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Penting Menuju Indonesia Emas 2026.

Friday, 18 September 2026 - 00:10 WIB

Tiga Terduga Pelaku Curat di Ujuna Dibekuk Tim Gabungan Polsek Palu Barat dan Resmob Tadulako

Thursday, 17 September 2026 - 11:53 WIB

Harkopnas ke-79 di Sulteng Dorong Revitalisasi Koperasi Desa dan Kelurahan

Berita Terbaru