Basarnas Palu dan Pemkab Tolitoli Perkuat Sinergi Penanganan Kondisi Darurat

- Penulis

Friday, 18 September 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOLITOLI, SUARA NUSANTARA PALU.COM — Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di Kabupaten Tolitoli terus dilakukan melalui penguatan koordinasi antarlembaga.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu bersama Pemerintah Kabupaten Tolitoli resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di bidang pencarian dan pertolongan. Penandatanganan berlangsung di Aula Kantor Bupati Tolitoli, Jumat (18/9/2026).

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, bersama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., CAI., C.Mtr.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah bersama dalam membangun sistem koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan tindakan pencarian dan pertolongan, terutama di wilayah Kabupaten Tolitoli.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menegaskan bahwa kesiapan menghadapi bencana maupun kondisi darurat tidak dapat dibangun secara mendadak. Menurutnya, diperlukan koordinasi dan penguatan kapasitas sejak sebelum suatu kejadian terjadi.

“MoU ini kita laksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Kita menyadari bahwa Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Tolitoli, merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana. Karena itu, kesiapan dan koordinasi perlu kita lakukan sejak awal,” ujar Muh. Rizal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tolitoli atas komitmen membangun kerja sama dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.

Menurutnya, sinergi antara unsur pencarian dan pertolongan dengan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.

Sementara itu, Bupati Tolitoli H. Amran Hi. Yahya mengatakan bahwa kondisi darurat maupun musibah dapat terjadi tanpa dapat diprediksi secara pasti. Karena itu, pemerintah dan seluruh unsur terkait perlu memiliki kesiapan sejak dini.

Baca Juga:  DPRD Kelokasi Tambang CPM, Azwar Anas Tekankan: Bukan Sekadar Kunjungan, Harus Ada Pemeriksaan Mendetail Terkait Dugaan Pelanggaran AMDAL

“Kita tidak pernah tahu kapan musibah akan datang. Karena itu, sebelum terjadi musibah, kita harus sudah mempersiapkan diri,” kata Amran.

Ia menilai keberadaan unsur pencarian dan pertolongan di wilayah Sulawesi Tengah perlu didukung melalui kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Dengan adanya Basarnas di daerah ini, kita bisa membangun kerja sama dan berkolaborasi dengan Basarnas maupun instansi terkait dalam menghadapi berbagai kejadian. Saya sangat mengapresiasi kerja sama ini,” lanjutnya.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua pihak diharapkan dapat memperkuat pola koordinasi, kesiapan personel serta dukungan unsur terkait dalam menghadapi berbagai kejadian yang membutuhkan operasi pencarian dan pertolongan.

Kerja sama itu juga diharapkan mampu mempercepat respons ketika terjadi kondisi darurat, sehingga masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat memperoleh penanganan secara lebih cepat, terpadu dan terkoordinasi.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tolitoli, sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan bersama, sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat dalam menghadapi potensi keadaan darurat di wilayahnya.

Penulis : Redaksi Anjasman

Editor : SN-PALU

Sumber Berita: Liputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HPA Mulai Gerakkan Roda Organisasi, Peserta ToT dan PKN Disiapkan Jadi Kader
GARUDA SULTENG: Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Penting Menuju Indonesia Emas 2026.
Tiga Terduga Pelaku Curat di Ujuna Dibekuk Tim Gabungan Polsek Palu Barat dan Resmob Tadulako
Harkopnas ke-79 di Sulteng Dorong Revitalisasi Koperasi Desa dan Kelurahan
Bertahun-tahun Menanti, Revitalisasi SD Inpres Maku Hadirkan Harapan Baru bagi Siswa Pascagempa
PETI di Desa Karya Mandiri Disorot, Warga Minta Bekas Galian Dipulihkan
Danrem 132/Tadulako Sambangi Banggai Laut, Sinergi TNI-Pemda Diperkuat
Bengkel Seni Ekma Matangkan Persiapan PEKA Angkatan ke-3
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 15:28 WIB

Basarnas Palu dan Pemkab Tolitoli Perkuat Sinergi Penanganan Kondisi Darurat

Friday, 18 September 2026 - 14:54 WIB

HPA Mulai Gerakkan Roda Organisasi, Peserta ToT dan PKN Disiapkan Jadi Kader

Friday, 18 September 2026 - 14:06 WIB

GARUDA SULTENG: Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Penting Menuju Indonesia Emas 2026.

Friday, 18 September 2026 - 00:10 WIB

Tiga Terduga Pelaku Curat di Ujuna Dibekuk Tim Gabungan Polsek Palu Barat dan Resmob Tadulako

Thursday, 17 September 2026 - 11:53 WIB

Harkopnas ke-79 di Sulteng Dorong Revitalisasi Koperasi Desa dan Kelurahan

Berita Terbaru