Mengawal Pembangunan Lintas Batas Sulawesi Tengah–Gorontalo, Mengapa Pengawasan Tetap Penting?

- Penulis

Sunday, 28 June 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Budi Dako | kordinator Liputan 

Suara Nusantara Palu,SULTENG–GORONTALO, 28 Juni 2026 – Kawasan perbatasan antara Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Gorontalo memiliki posisi strategis sebagai penghubung mobilitas masyarakat, jalur distribusi barang dan jasa, serta penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan menjadi salah satu prioritas untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.

Berbagai program pembangunan terus dilaksanakan pemerintah, mulai dari peningkatan kualitas jalan dan jembatan, pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan infrastruktur pendukung sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Kehadiran berbagai fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperlancar arus logistik, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, pembangunan bukan hanya sekedar membangun fisik, tetapi juga memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pengawasan, evaluasi, dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam setiap proses pembangunan.

Masih terdapat sejumlah pekerjaan yang memerlukan perhatian, terutama di kawasan yang menjadi pintu penghubung antara Sulawesi Tengah dan Gorontalo. Penyelesaian berbagai tantangan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Berangkat dari semangat tersebut, Suara Nusantara Palu menghadirkan liputan khusus mengenai perkembangan pembangunan di kawasan perbatasan Sulawesi Tengah–Gorontalo. Liputan ini bertujuan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta lapangan mengenai pencapaian pembangunan, tantangan yang dihadapi, serta berbagai kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan dan pemberitaan yang independen, diharapkan pembangunan melintasi batas Sulawesi Tengah–Gorontalo dapat terus berjalan secara transparan, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua provinsi.

Baca Juga:  Hari Ketujuh Pascagempa, Bupati Sigi Pastikan Penanganan Korban dan Pendataan Kerusakan Terus Berjalan

 

 

Penulis : Budi Dako

Editor : Redaksi suara Nusantara palu com.

Sumber Berita: Peliputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada
Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.
Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib
Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 
Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Pria yang Diduga Terlibat Curanmor Meninggal Dunia, Polres Morowali Selidiki Dua Dugaan Tindak Pidana
Jalan Nasional di Tompira Rusak Parah, Warga Desak BPJN Sulteng Segera Lakukan Penanganan
Fia Masih Dirawat, Polisi Kejar Pelaku Perampokan Agen BRILink di Morowali
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 11:40 WIB

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada

Monday, 27 July 2026 - 12:39 WIB

Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.

Monday, 27 July 2026 - 03:42 WIB

Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Monday, 27 July 2026 - 02:08 WIB

Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 

Monday, 27 July 2026 - 02:00 WIB

Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru