Timbangan Wajib di Pangkalan LPG: Aturan Harus Ditegakkan, Konsumen Harus Dilindungi

- Penulis

Monday, 29 June 2026 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Budi Dako

OPINI-Kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang mewajibkan seluruh penyalur dan pangkalan LPG menyediakan timbangan merupakan langkah penting dalam memperkuat perlindungan konsumen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif, melainkan sebagai upaya membangun transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran LPG bersubsidi.

Selama ini, masyarakat membeli tabung LPG dengan keyakinan bahwa isi yang diterima sesuai dengan ketentuan.

Namun, tanpa adanya timbangan di pangkalan, konsumen tidak memiliki kesempatan untuk memastikan berat tabung yang dibelinya.

Padahal, setiap kilogram LPG bersubsidi merupakan hak masyarakat yang tidak boleh berkurang sedikit pun.

Di sinilah pentingnya penegakan aturan.

Timbangan yang tersedia di pangkalan bukan hanya alat ukur, tetapi menjadi simbol keterbukaan antara penyalur dan konsumen.

Masyarakat berhak mengetahui bahwa tabung LPG yang dibelinya benar-benar sesuai standar sebelum dibawa pulang.

Selain ketepatan isi, aspek keselamatan juga tidak boleh diabaikan.

Pemerintah telah mewajibkan setiap tabung diperiksa sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Pengujian sederhana menggunakan air sabun dapat mendeteksi kebocoran pada katup maupun sambungan tabung.

Jika muncul gelembung udara, tabung tersebut harus dinyatakan tidak layak edar dan tidak boleh sampai ke tangan konsumen.

Karena itu, tanggung jawab penyalur dan pangkalan tidak berhenti pada menjual LPG.

Mereka juga berkewajiban memastikan setiap tabung yang disalurkan memenuhi standar berat dan berada dalam kondisi aman.

Kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari pelayanan yang berkualitas sekaligus bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Namun, aturan yang baik tidak akan berarti tanpa pengawasan yang konsisten.

Pemerintah perlu memastikan bahwa kewajiban menyediakan timbangan, memeriksa berat tabung, dan menguji kebocoran benar-benar dilaksanakan di lapangan.

Baca Juga:  “Kodam XXIII/PW Gencarkan Penyuluhan Cegah Karhutla di Wilayah Rawan Kebakaran”

Pengawasan rutin, pembinaan, dan penindakan terhadap pelanggaran harus berjalan seiring agar aturan tidak hanya menjadi formalitas.

Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran penting.

Konsumen sebaiknya memanfaatkan timbangan yang tersedia sebelum membeli LPG.

Jika menemukan tabung dengan berat yang tidak sesuai atau diduga mengalami kebocoran, konsumen berhak meminta penggantian dan melaporkannya kepada pihak yang berwenang.

Partisipasi masyarakat akan menjadi pengawasan sosial yang efektif dalam menjaga kualitas distribusi LPG bersubsidi.

Pada akhirnya, kewajiban menyediakan timbangan dan memastikan tabung LPG dalam kondisi aman bukan sekadar memenuhi ketentuan administrasi.

Aturan tersebut merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi hak konsumen serta menjamin subsidi LPG benar-benar diterima masyarakat sesuai standar yang telah ditetapkan.

Karena itu, pengawasan tidak boleh berhenti pada penerbitan aturan.

Pemerintah harus memastikan seluruh penyalur dan pangkalan mematuhinya secara konsisten.

Penegakan aturan yang tegas, disertai kesadaran pelaku usaha dan partisipasi masyarakat, akan menjadi fondasi terciptanya distribusi LPG yang transparan, aman, dan berkeadilan.

Timbangan di setiap pangkalan bukan sekadar alat ukur, tetapi simbol kejujuran, perlindungan konsumen, dan tanggung jawab dalam menyalurkan energi bersubsidi kepada rakyat.(*)

Penulis : Budi Dako

Editor : Redaksi suara Nusantara palu com.

Sumber Berita: Opini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 132/Tadulako Turun Langsung Pimpin Lari 6K, Tanamkan Disiplin dan Kebersamaan Prajurit
Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Bendera, Tanamkan Disiplin dan Semangat Nasionalisme Prajurit
Kapolres Donggala Turun ke Jalan, Pastikan Arus Lalu Lintas di Simpang Jembatan Guntur Tetap Lancar
Upacara Bendera di Makodam XXIII/Palaka Wira, Perkuat Disiplin dan Jiwa Nasionalisme Prajurit
Kapolres Donggala Tanamkan Kesadaran Hukum di SMPN 2 Banawa, Narkoba dan Bullying Jadi Sorotan
Wakapolres Sigi Turun Langsung Atur Arus Lalu Lintas di Kalukubula, Edukasi Pengendara Secara Humanis
Kapolres Sigi Sambangi SMA Negeri 8, Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba hingga Bullying
Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Belum Berubah, Ini Daftar Harga di Sulawesi Tengah dan Seluruh Indonesia
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 12:54 WIB

Danrem 132/Tadulako Turun Langsung Pimpin Lari 6K, Tanamkan Disiplin dan Kebersamaan Prajurit

Monday, 2 November 2026 - 10:34 WIB

Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Bendera, Tanamkan Disiplin dan Semangat Nasionalisme Prajurit

Monday, 2 November 2026 - 10:25 WIB

Kapolres Donggala Turun ke Jalan, Pastikan Arus Lalu Lintas di Simpang Jembatan Guntur Tetap Lancar

Monday, 2 November 2026 - 09:54 WIB

Upacara Bendera di Makodam XXIII/Palaka Wira, Perkuat Disiplin dan Jiwa Nasionalisme Prajurit

Monday, 2 November 2026 - 08:23 WIB

Kapolres Donggala Tanamkan Kesadaran Hukum di SMPN 2 Banawa, Narkoba dan Bullying Jadi Sorotan

Berita Terbaru