Balai TN Kepulauan Togean Dukung Pelabuhan Lebiti, Kelestarian Lingkungan Jadi Prioritas

- Penulis

Friday, 26 June 2026 - 01:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaranusantarapalu com,TOUNA – Balai Taman Nasional (TN) Kepulauan Togean menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Pelabuhan Lebiti di Kabupaten Tojo Una-Una. Dukungan tersebut disampaikan Kepala Balai TN Kepulauan Togean, Askhari Dg Masikki, dengan menegaskan bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kawasan konservasi.

Pernyataan itu disampaikan Askhari saat ditemui usai peninjauan lokasi bersama Bupati Tojo Una-Una dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kamis (25/6/2026).

“Pada prinsipnya kami mendukung rencana pembangunan Pelabuhan Lebiti, khususnya yang berada di wilayah perairan Taman Nasional Kepulauan Togean,” ujar Askhari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pembangunan pelabuhan merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, pelaksanaannya harus memperhatikan berbagai aspek penting, terutama keberadaan ekosistem terumbu karang dan potensi wisata yang menjadi aset kawasan Togean.

Askhari menegaskan, rencana pembangunan tersebut perlu disinergikan dengan berbagai sektor agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tetap sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.

“Rencana pembangunan ini perlu disinergikan dengan berbagai sektor dengan memperhatikan kepentingan dan kelestarian ekologis terumbu karang serta keberadaan situs wisata sejarah Bomber Wreck yang ada di sekitarnya, sehingga keberlanjutan sektor perikanan dan pariwisata dapat terus terjaga,” katanya.

Ia menjelaskan, lokasi yang direncanakan untuk pembangunan pelabuhan berada pada zona khusus kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean.

Karena itu, seluruh proses harus mengikuti ketentuan dan regulasi yang berlaku sesuai peraturan perundang-undangan.

Menurut Askhari, pembangunan infrastruktur strategis di kawasan konservasi dapat diakomodasi melalui skema kerja sama pembangunan strategis yang memerlukan persetujuan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Kehutanan.

“Rencana pembangunan Pelabuhan Lebiti pada zona khusus kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean akan diakomodir sesuai ketentuan yang berlaku melalui skema kerja sama pembangunan strategis yang memerlukan persetujuan Menteri Kehutanan,”jelasnya.

Baca Juga:  Ungkap Kasus Narkoba, Polisi Sita 2,68 Gram Sabu dari Warga Dondo Barat

Lebih lanjut, ia menyebut peninjauan lapangan yang dilakukan bersama Bupati Tojo Una-Una dan OPD terkait merupakan langkah awal dalam proses perencanaan dan koordinasi lintas sektor sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Askhari menegaskan Balai TN Kepulauan Togean siap terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, instansi terkait, dan masyarakat dalam mengelola kawasan konservasi sekaligus mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam pengelolaan kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean.

Harapannya, pembangunan dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian kawasan,”tegasnya.

Dukungan Balai TN Kepulauan Togean menjadi sinyal positif bagi rencana pembangunan Pelabuhan Lebiti yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah kepulauan, mendukung sektor perikanan dan pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Tojo Una-Una tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan yang menjadi kekayaan utama Kepulauan Togean.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Budi Dako

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Peliputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada
Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.
Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib
Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 
Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Pria yang Diduga Terlibat Curanmor Meninggal Dunia, Polres Morowali Selidiki Dua Dugaan Tindak Pidana
Jalan Nasional di Tompira Rusak Parah, Warga Desak BPJN Sulteng Segera Lakukan Penanganan
Fia Masih Dirawat, Polisi Kejar Pelaku Perampokan Agen BRILink di Morowali
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 11:40 WIB

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada

Monday, 27 July 2026 - 12:39 WIB

Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.

Monday, 27 July 2026 - 03:42 WIB

Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Monday, 27 July 2026 - 02:08 WIB

Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 

Monday, 27 July 2026 - 02:00 WIB

Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru