Gempabumi M 4,4 Kembali Guncang Kabupaten Sigi, BMKG Catat Bagian dari Rangkaian Gempa Susulan

- Penulis

Wednesday, 24 June 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALU, SUARANUSANTARAPALU.COM – Wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kembali diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,4 pada Rabu (24/6/2026) pukul 16.00.32 WIB.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan analisis (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,12 Bujur Timur atau tepatnya berada di darat sekitar 39 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 7 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro menjelaskan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi yang dipicu oleh aktivitas Sesar Palolo.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa yang dangkal akibat aktivitas Sesar Palolo,” jelasnya dalam keterangan resmi.

Berdasarkan estimasi peta guncangan atau ShakeMap serta laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Sigi dan Kota Palu dengan skala intensitas II-III MMI.

Pada skala tersebut, getaran yang dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan yang digantung tampak bergoyang, dan getaran cukup terasa di dalam rumah seperti ada kendaraan berat yang melintas.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum terdapat informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa bumi tersebut.

BMKG menyebutkan, gempa Magnitudo 4,4 ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa utama berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi pada 16 Juni 2026 pukul 10.27.44 WIB lalu.

Hasil pemantauan BMKG hingga Rabu, 24 Juni 2026 pukul 16.10 WIB tercatat telah terjadi sebanyak 1.374 kali gempa susulan (gempa susulan), dengan kekuatan terbesar mencapai Magnitudo 5,3.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat diminta hanya mengakses informasi resmi melalui saluran komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi, diantaranya melalui akun media sosial @infoBMKG, situs resmi , , kanal Telegram , serta aplikasi mobile InfoBMKG dan WRS-BMKG.

Baca Juga:  Wagub Sulteng Minta Proses Administrasi Pemberhentian Kepala SMAN 1 Balinggi Dipercepat

 

Penulis : Anjasman

Editor : Redaksi suara Nusantara palu com

Sumber Berita: Peliputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada
Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.
Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib
Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 
Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Pria yang Diduga Terlibat Curanmor Meninggal Dunia, Polres Morowali Selidiki Dua Dugaan Tindak Pidana
Jalan Nasional di Tompira Rusak Parah, Warga Desak BPJN Sulteng Segera Lakukan Penanganan
Fia Masih Dirawat, Polisi Kejar Pelaku Perampokan Agen BRILink di Morowali
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 11:40 WIB

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada

Monday, 27 July 2026 - 12:39 WIB

Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.

Monday, 27 July 2026 - 03:42 WIB

Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Monday, 27 July 2026 - 02:08 WIB

Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 

Monday, 27 July 2026 - 02:00 WIB

Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru