Keluarga di Rarampadende Butuh Uluran Tangan, Anak Eks Paskibra Terbaring Sakit Bersama Ibu

- Penulis

Wednesday, 26 August 2026 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGI, Rabu 26/8/2026, SUARA NUSANTARA PALU— Kisah pilu datang dari sebuah keluarga di Desa Rarampadende, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Di tengah keterbatasan ekonomi, satu keluarga kini harus menghadapi cobaan berat setelah anak dan ibunya sama-sama mengalami kondisi yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Adalah Eza Ramadhan (18), seorang anak yang pernah menjadi anggota Paskibra Kecamatan Dolo Barat. Sejak mengalami kecelakaan lalu lintas, Eza harus menjalani hari-harinya dengan kondisi patah tulang yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Kijang pada Minggu sore, sekitar pukul 16.00 WITA, 1 Februari 2026. Eza menjadi korban setelah ditabrak sebuah mobil. Kondisi tersebut membuatnya harus menjalani masa pemulihan selama kurang lebih tujuh bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, cobaan keluarga ini semakin berat. Sang ibu, Parlia (60), yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan nasi kuning pada malam hari, kini justru terbaring lemah karena sakit sejak Sabtu, 22 Agustus 2026.

Sementara sang ayah, Asrudin (69), sudah tidak lagi memiliki kemampuan fisik untuk bekerja dan mencari nafkah seperti sebelumnya. Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Dengan keterbatasan tenaga, Asrudin tetap berusaha mengurus istri dan anaknya di rumah.

Saat ditemui awak media, Eza tidak mampu menahan tangis. Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena selama ini sang ibu yang banyak membantu merawat dirinya.

“Mama yang urus saya sakit. Papa sudah tua. Kenapa Mama sakit lagi, ya Allah. Siapa lagi yang urus saya kalau Mama sakit? Tidak mungkin Papa, sudah tidak mampu bekerja,” ujar Eza sambil menangis.

Kondisi sang ibu juga menjadi perhatian. Ketika ditanya awak media mengapa tidak mendapatkan pengobatan, Parlia hanya terdiam dan menangis. Keterbatasan kondisi keluarga membuat upaya mendapatkan perawatan menjadi persoalan tersendiri.

Baca Juga:  Kapolres Sigi Resmikan Aula “Pakaroso” Polsek Dolo, Dorong Penguatan Kebersamaan Personel

Asrudin pun mengaku sebenarnya dirinya sudah tidak kuat untuk melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga. Namun, keadaan memaksanya untuk tetap berusaha memasak, mencuci pakaian, dan membersihkan rumah demi merawat istri serta anaknya.

“Sebenarnya saya sudah tidak mampu untuk melakukan semuanya. Tapi kalau saya tidak melakukan, siapa lagi yang mengurus anak dan istri saya?” tutur Asrudin dengan mata berkaca-kaca.

Di tengah kondisi tersebut, keluarga ini berharap adanya perhatian dan uluran tangan dari pemerintah, lembaga sosial, organisasi kemanusiaan, maupun para donatur yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Bantuan yang diberikan, baik berupa biaya pengobatan, kebutuhan sehari-hari, maupun dukungan lainnya, diharapkan dapat meringankan beban keluarga tersebut.

Kisah keluarga Eza menjadi gambaran bahwa di tengah masyarakat masih terdapat keluarga yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Pemerintah dan pihak-pihak terkait diharapkan dapat melihat kondisi keluarga ini secara langsung sehingga bantuan yang tepat dapat segera diberikan.

 

Penulis : Anjasman/Redaksi

Editor : SN-PALU

Sumber Berita: Liputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 132/Tadulako Turun Langsung Pimpin Lari 6K, Tanamkan Disiplin dan Kebersamaan Prajurit
Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Bendera, Tanamkan Disiplin dan Semangat Nasionalisme Prajurit
Kapolres Donggala Turun ke Jalan, Pastikan Arus Lalu Lintas di Simpang Jembatan Guntur Tetap Lancar
Upacara Bendera di Makodam XXIII/Palaka Wira, Perkuat Disiplin dan Jiwa Nasionalisme Prajurit
Kapolres Donggala Tanamkan Kesadaran Hukum di SMPN 2 Banawa, Narkoba dan Bullying Jadi Sorotan
Wakapolres Sigi Turun Langsung Atur Arus Lalu Lintas di Kalukubula, Edukasi Pengendara Secara Humanis
Kapolres Sigi Sambangi SMA Negeri 8, Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba hingga Bullying
Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Belum Berubah, Ini Daftar Harga di Sulawesi Tengah dan Seluruh Indonesia
Berita ini 1,177 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 12:54 WIB

Danrem 132/Tadulako Turun Langsung Pimpin Lari 6K, Tanamkan Disiplin dan Kebersamaan Prajurit

Monday, 2 November 2026 - 10:34 WIB

Korem 132/Tadulako Gelar Upacara Bendera, Tanamkan Disiplin dan Semangat Nasionalisme Prajurit

Monday, 2 November 2026 - 10:25 WIB

Kapolres Donggala Turun ke Jalan, Pastikan Arus Lalu Lintas di Simpang Jembatan Guntur Tetap Lancar

Monday, 2 November 2026 - 09:54 WIB

Upacara Bendera di Makodam XXIII/Palaka Wira, Perkuat Disiplin dan Jiwa Nasionalisme Prajurit

Monday, 2 November 2026 - 08:23 WIB

Kapolres Donggala Tanamkan Kesadaran Hukum di SMPN 2 Banawa, Narkoba dan Bullying Jadi Sorotan

Berita Terbaru