PALU, Suara Nusantara Palu – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi ruas Jalan Trans Palu–Donggala, tepatnya di kawasan Tumbelaka, yang mengalami gelombang pada permukaan aspal.
Ruas jalan yang merupakan bagian dari paket rehabilitasi dan preservasi Jalan Trans Palu–Donggala, termasuk jalur Palu–Kabonga/Malonda, sebelumnya dikeluhkan warga karena menimbulkan getaran cukup kuat saat dilintasi kendaraan bertonase besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut warga, setiap kali truk atau kendaraan berat melintas di lokasi tersebut, getaran terasa hingga ke dalam rumah. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi itu juga memunculkan kekhawatiran karena suara benturan yang terdengar sering kali disangka sebagai kecelakaan lalu lintas.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak pelaksana pekerjaan, PT Sapta Unggul, di bawah pengawasan BPJN Sulawesi Tengah melalui Balai Jalan Nasional IV, langsung melakukan langkah penanganan. Pantauan di lapangan pada Rabu (22/7/2026), alat berat milik kontraktor telah berada di lokasi untuk melakukan perbaikan pada titik jalan yang bergelombang.
Secara terpisah, Kepala Balai Jalan Nasional IV, Bambang S. Razak, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar segera melakukan pengecekan di lapangan.
«”Sudah saya minta PPK untuk dicek,” ujar Bambang singkat.»
Warga berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga kondisi jalan kembali rata dan aman dilalui. Mereka juga berharap getaran yang selama ini dirasakan saat kendaraan berat melintas tidak lagi berdampak terhadap rumah-rumah di sekitar lokasi.
Penulis : Anjasman
Editor : Redaksi suara Nusantara palu com
Sumber Berita: Peliputan














