MOROWALI,12/8/2026,SUARA NUSANTARA PALU.COM– Penantian panjang keluarga Paramita Titania Angelina alias Mita akhirnya membahas titik terang, meski berakhir dengan kabar memilukan. Perempuan asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Juli 2024, ditemukan dalam kondisi yang disebut telah menyisakan kerangka di wilayah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Kasus hilangnya Mita kini berkembang menjadi dugaan tindak pidana pembunuhan. Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial A alias LMP (37), yang diketahui bekerja sebagai sopir travel.
Terduga pelaku diamankan pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 21.30 WITA di Dusun Mau, Desa Battuada, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil koordinasi aparat kepolisian dari sejumlah wilayah, yakni Polres Morowali, Polres Wajo, dan Polres Mamuju.
Kasat Reskrim Polres Morowali AKP Wawan Kurnadi mengatakan, peristiwa yang menimpa Mita diperkirakan terjadi ketika korban melakukan perjalanan menggunakan kendaraan travel pada 22 Juli 2024.
Dalam perjalanan tersebut, polisi menemukan adanya dugaan kedekatan antara korban dan pelaku tak terduga. Perselisihan itu kemudian diduga berkembang menjadi tindakan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Setelah kejadian tersebut, korban diduga dibuang di kawasan Jalur Seba-Seba, Desa Ululere, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.
Penyelidikan kemudian berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Polisi terus mencari informasi dan mencari petunjuk yang dapat mengungkap keberadaan korban sekaligus mengarah ke pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Petunjuk yang diperoleh penyelidikan akhirnya mengantarkan aparat kepada pelaku tak terduga. Dari keterangan yang didapat selama proses penyelidikan, polisi selanjutnya melakukan pencarian di lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.
Pada hari Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, tim menemukan keberadaan Mita di kawasan Jalur Seba-Seba. Kondisinya saat ditemukan disebut telah menyisakan bagian kerangka.
Temuan tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan serta otopsi. Langkah tersebut dilakukan guna membantu penyelidikan memastikan identitas korban sekaligus mengungkap penyebab kematian.
Sementara itu, A alias LMP masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Polisi juga masih mengumpulkan dan melengkapi alat bukti untuk mengungkap kronologi utuh serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.
Bagi keluarga, penemuan Mita menjadi akhir dari pencarian panjang yang berlangsung selama sekitar dua tahun. Perempuan yang selama ini dikenal bekerja di Morowali dan menjadi bagian penting dalam perjuangan ekonomi keluarga itu kini meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang yang menantikan kepulangannya.
Polisi memastikan proses penyelidikan dan penyelidikan masih terus berjalan. Perkara tersebut selanjutnya akan diproses sesuai dengan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.
Penulis : Anjasman/Redaksi
Editor : SN palu
Sumber Berita: Sisi Sulteng
















