PARIGI MOUTONG, SUARA NUSANTARA PALU — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu memastikan persoalan pada sejumlah bagian infrastruktur irigasi di wilayah Mepanga Hilir, Kabupaten Parigi Moutong, menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti melalui perbaikan.
Komitmen tersebut disampaikan menyusul adanya bagian pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi yang membutuhkan penanganan setelah pelaksanaan program rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) kewenangan daerah pada Tahun Anggaran 2025.
PPK Irigasi dan Rawa II, Bayu Dirgantara, menegaskan bahwa pihak pelaksana akan melakukan perbaikan terhadap bagian pekerjaan yang dinilai masih membutuhkan penanganan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Akan tetap diperbaiki, ini sudah menjadi komitmen PT PP,” ujar Bayu saat dikonfirmasi.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk respons terhadap kondisi infrastruktur di lapangan sekaligus menegaskan bahwa pekerjaan yang masih membutuhkan penanganan tidak dibiarkan begitu saja.
Rehabilitasi jaringan irigasi memiliki posisi penting bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas pertanian pada ketersediaan air. Keberadaan jaringan yang berfungsi dengan baik menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran kegiatan budidaya, terutama dalam memenuhi kebutuhan air pada musim tanam.
Karena itu, perbaikan terhadap bagian infrastruktur yang mengalami persoalan dinilai penting agar fungsi jaringan irigasi dapat tetap berjalan dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat pengguna air.
Selain perbaikan, pemeliharaan serta pengawasan terhadap kondisi jaringan irigasi juga menjadi bagian yang tidak kalah penting. Pemeriksaan secara berkala diperlukan untuk mengetahui lebih dini apabila terdapat kerusakan maupun persoalan teknis yang berpotensi mengganggu fungsi jaringan.
Koordinasi antara BWS Sulawesi III Palu, pihak pelaksana pekerjaan, pemerintah daerah, serta masyarakat pengguna irigasi diharapkan terus diperkuat. Dengan koordinasi tersebut, berbagai kendala yang ditemukan di lapangan dapat segera disampaikan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Program rehabilitasi irigasi pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Infrastruktur tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan keberlangsungan sektor pertanian dan upaya menjaga produktivitas lahan masyarakat.
Komitmen perbaikan yang disampaikan pihak pelaksana diharapkan dapat memastikan infrastruktur irigasi di Mepanga Hilir tetap berfungsi sebagaimana mestinya, sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Tengah.
Masyarakat juga diharapkan dapat turut berperan dalam menjaga serta melaporkan apabila ditemukan persoalan pada jaringan irigasi, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Penulis : Anjasman/Redaksi
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















