PALU,7/9/2026, SUARA NUSANTARA PALU — Forum Advokasi Guru Non-ASN Negeri Indonesia (FAGRI) Sulawesi Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap sikap pernyataan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FAGRI terkait status kepastian dan partisipasi tugas guru Non-ASN di sekolah negeri seluruh Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan Koordinator FAGRI Daerah Sulawesi Tengah, Taufiq Hidayat, S.Pd., Gr., sebagai bentuk perjuangan bersama untuk memperjuangkan nasib ratusan ribu guru Non-ASN yang selama ini mengabdi di sekolah negeri.
Taufiq menilai guru memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah perlu memberikan kepastian mengenai status serta permohonan tugas guru Non-ASN.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Guru adalah pilar utama dalam membangun SDM yang unggul. Mau jadi apa Indonesia tanpa guru Non-ASN,” tegas Taufiq.
Sebelumnya, DPP FAGRI melalui Pernyataan Sikap Nomor: 001/FAGRI/VIII/2026 tertanggal 29 Agustus 2026 menyampaikan sejumlah sikap terkait status kepastian dan tugas mengajar guru Non-ASN negeri.
Dalam pernyataan tersebut, FAGRI meminta pemerintah segera mengumumkan secara langsung skema penyelesaian masalah Guru Non-ASN Negeri yang terkena cut off 31 Desember 2024, sebelum peringatan Hari Guru Nasional pada 25 November 2026.
FAGRI juga menyatakan akan terus mengawal hingga terbitnya skema regulasi yang mengakomodasi guru Non-ASN sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026, yang masa berlakunya berakhir pada 31 Desember 2026.
DPP FAGRI turut mengimbau jajaran pengurus dan guru Non-ASN di daerah untuk tetap solid serta memberikan kontribusi terbaik dalam mengawal aspirasi guru Non-ASN negeri di seluruh Indonesia.
Dalam pernyataannya, FAGRI juga menegaskan bahwa guru merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan SDM unggul untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.
FAGRI berharap penataan tata kelola guru yang dilakukan pemerintah dapat menjadi langkah nyata untuk memberikan kepastian masa depan bagi guru Non-ASN, termasuk melalui kebijakan yang dapat mengakomodasi mereka menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Taufiq Hidayat menegaskan bahwa FAGRI Sulawesi Tengah akan terus memberikan dukungan terhadap perjuangan tersebut.
“Hidup Guru!” pungkasnya.
Penulis : Anjasman/Redaksi
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















