Imam Besar Masjid At-Taqwa Ujuna Ustaz H. As’ad Daeng Matantu Berpulang, Ribuan Doa Mengalir

- Penulis

Thursday, 9 July 2026 - 01:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALU, Suara Nusantara Palu – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Palu. Imam Besar Masjid At-Taqwa Ujuna, Ustaz H. As’ad Daeng Matantu, S.Pd., M.Pd., dikabarkan wafat pada Kamis (9/7/2026) usai memimpin Salat Subuh.

Informasi mengenai wafatnya almarhum pertama kali ramai beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial sejak pagi hari. Berbagai akun Facebook menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus mengenang sosok almarhum yang dikenal sebagai imam, pendidik, dan tokoh agama yang dihormati masyarakat.

Berdasarkan informasi yang beredar, almarhum sempat memimpin Salat Subuh di Masjid At-Taqwa Ujuna. Setelah salat selesai, beliau disebut sedang berzikir sebelum akhirnya terjatuh. Jamaah yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah rekaman CCTV yang turut beredar di media sosial memperlihatkan momen tersebut dan menjadi perhatian masyarakat. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun instansi berwenang mengenai penyebab wafatnya almarhum. Karena itu, informasi kronologi masih mengacu pada keterangan yang beredar di media sosial.

Selain mengemban amanah sebagai Imam Besar Masjid At-Taqwa Ujuna, almarhum juga dikenal sebagai guru di MTs Negeri 2 Palu. Dalam berbagai kegiatan keagamaan di Sulawesi Tengah, beliau juga kerap dipercaya menjadi Dewan Hakim pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan kegiatan keislaman lainnya.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari masyarakat, para murid, sahabat, serta tokoh agama. Media sosial dipenuhi doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Kepergian Ustaz H. As’ad Daeng Matantu menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kota Palu. Sosoknya dikenang sebagai pribadi yang sederhana, santun, dan istiqamah dalam mengabdikan diri untuk dakwah, pendidikan, serta pelayanan kepada umat.

Baca Juga:  KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN PALU

Redaksi Suara Nusantara Palu menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ustaz H. As’ad Daeng Matantu, S.Pd., M.Pd. Semoga Allah SWT menganugerahkan husnul khatimah, menerima seluruh amal ibadah beliau, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Penulis : Tim redaksi suara Nusantara palu

Editor : Budi dako

Sumber Berita: Peliputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada
Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.
Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib
Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 
Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Pria yang Diduga Terlibat Curanmor Meninggal Dunia, Polres Morowali Selidiki Dua Dugaan Tindak Pidana
Jalan Nasional di Tompira Rusak Parah, Warga Desak BPJN Sulteng Segera Lakukan Penanganan
Fia Masih Dirawat, Polisi Kejar Pelaku Perampokan Agen BRILink di Morowali
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 11:40 WIB

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada

Monday, 27 July 2026 - 12:39 WIB

Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.

Monday, 27 July 2026 - 03:42 WIB

Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Monday, 27 July 2026 - 02:08 WIB

Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 

Monday, 27 July 2026 - 02:00 WIB

Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru