Jalan Nasional di Tompira Rusak Parah, Warga Desak BPJN Sulteng Segera Lakukan Penanganan

- Penulis

Sunday, 26 July 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOROWALI UTARA – Kondisi ruas jalan nasional yang melintasi Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan. Kerusakan yang terjadi di sejumlah titik dinilai mengganggu aktivitas transportasi serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat hujan mengguyur kawasan tersebut.

Hingga Sabtu (26/7/2026), ruas jalan yang menjadi penghubung utama Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara itu dipenuhi lubang dan genangan air. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas melambat, bahkan kerap menimbulkan antrean kendaraan pada jam-jam tertentu.

Sejumlah pengguna jalan berharap pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah segera melakukan penanganan darurat agar kerusakan tidak semakin meluas dan membahayakan keselamatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki. Saat hujan turun, lubang tertutup air sehingga sangat berbahaya bagi pengendara, terutama kendaraan roda dua,” ujar salah seorang pengguna jalan.

Menurut warga, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama distribusi barang, mobilitas masyarakat, dan akses menuju kawasan industri di Morowali Utara. Oleh karena itu, perbaikan dinilai mendesak agar aktivitas ekonomi dan transportasi tidak terus terganggu.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak BPJN Sulawesi Tengah, termasuk pejabat yang membidangi ruas jalan tersebut, belum memperoleh tanggapan.

Masyarakat berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan BPJN Sulawesi Tengah dapat segera mengambil langkah konkret, baik melalui penanganan sementara maupun perbaikan permanen, guna menjamin keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus transportasi di jalur nasional tersebut.

Redaksi Suara Nusantara Palu akan terus berupaya memperoleh klarifikasi dari pihak terkait sebagai bentuk penerapan prinsip cover both sides, dan akan memuat tanggapan resmi apabila telah diterima.

Baca Juga:  Polisi Tegaskan Keributan di Jalan Anoa Bukan Bentrokan Antarwarga, Berawal dari Kasus Penganiayaan Petugas Keamanan

 

Penulis : Tim redaksi

Editor : Redaksi suara Nusantara palu

Sumber Berita: Peliputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas Palu dan Pemkab Tolitoli Perkuat Sinergi Penanganan Kondisi Darurat
HPA Mulai Gerakkan Roda Organisasi, Peserta ToT dan PKN Disiapkan Jadi Kader
GARUDA SULTENG: Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Penting Menuju Indonesia Emas 2026.
Tiga Terduga Pelaku Curat di Ujuna Dibekuk Tim Gabungan Polsek Palu Barat dan Resmob Tadulako
Harkopnas ke-79 di Sulteng Dorong Revitalisasi Koperasi Desa dan Kelurahan
Bertahun-tahun Menanti, Revitalisasi SD Inpres Maku Hadirkan Harapan Baru bagi Siswa Pascagempa
PETI di Desa Karya Mandiri Disorot, Warga Minta Bekas Galian Dipulihkan
Danrem 132/Tadulako Sambangi Banggai Laut, Sinergi TNI-Pemda Diperkuat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 15:28 WIB

Basarnas Palu dan Pemkab Tolitoli Perkuat Sinergi Penanganan Kondisi Darurat

Friday, 18 September 2026 - 14:54 WIB

HPA Mulai Gerakkan Roda Organisasi, Peserta ToT dan PKN Disiapkan Jadi Kader

Friday, 18 September 2026 - 14:06 WIB

GARUDA SULTENG: Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Penting Menuju Indonesia Emas 2026.

Friday, 18 September 2026 - 00:10 WIB

Tiga Terduga Pelaku Curat di Ujuna Dibekuk Tim Gabungan Polsek Palu Barat dan Resmob Tadulako

Thursday, 17 September 2026 - 11:53 WIB

Harkopnas ke-79 di Sulteng Dorong Revitalisasi Koperasi Desa dan Kelurahan

Berita Terbaru