SIGI — Kepedulian terhadap kondisi Eza Ramadhan, mantan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang tengah mengalami patah tulang, terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Setelah dijemput tim kesehatan Puskesmas Kaleke, Eza akhirnya tiba di RS Tora Belo, Kabupaten Sigi, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pada Kamis, 27 Agustus 2026, tim kesehatan Puskesmas Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, menjemput Eza di kediamannya di Desa Rarapadende. Eza kemudian dibawa ke Puskesmas Kaleke sebelum dirujuk ke RS Tora Belo.
Setibanya di Puskesmas Kaleke, Eza disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Kaleke, Sitti Hajar, SST., MKM.di dampingi oleh dr Hendry Crosby untuk memastikan proses persiapan rujukan berjalan dengan baik, termasuk pendampingan tenaga kesehatan selama perjalanan menuju rumah sakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sitti Hajar juga memberikan Arahan kepada bidan yang mendampingi Eza agar memberikan pelayanan dan perhatian secara maksimal hingga proses penanganan di rumah sakit selesai.
“Tolong tangani pasien dengan baik. Pasien ini bukan pasien sembarangan. Pastikan semuanya selesai dan mendapatkan penanganan dengan baik sebelum meninggalkannya,” pesan Sitti Hajar kepada petugas yang mendampingi Eza.»
Setelah diberangkatkan dari Puskesmas Kaleke, Eza akhirnya tiba di RS Tora Belo. Sesampainya di rumah sakit, Eza mendapatkan pelayanan dan penanganan dari petugas kesehatan sesuai dengan kebutuhan medisnya.
Setelah melalui proses pemeriksaan dan penanganan awal, Eza kemudian menjalani rawat inap di RS Tora Belo untuk mendapatkan perawatan dan pemantauan lebih lanjut terkait kondisi patah tulang yang dialaminya.
Proses tersebut menjadi sedikit harapan bagi Eza dan keluarganya agar kondisi kesehatannya segera membaik dan dapat melalui tahapan pengobatan berikutnya dengan lancar.
Selain memberikan perhatian dalam proses rujukan, Kepala Puskesmas Kaleke Sitti Hajar bersama Camat Dolo Barat Ali Nurdin, S.Sos., juga menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan sedikit bantuan kepada Eza.
Sitti Hajar menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada Eza yang sedang menjalani pengobatan.
«“Ini ada sedikit rezeki yang kami titipkan untuk Eza. Semoga bisa membantu dan menjadi penyemangat selama menjalani pengobatan,” ungkap Sitti Hajar.»
Sementara itu, Camat Dolo Barat Ali Nurdin, S.Sos., mengatakan pemerintah kecamatan bersama Puskesmas Kaleke akan terus memberikan perhatian terhadap kondisi Eza sesuai dengan kemampuan yang ada.
«“Kami berharap Eza mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dan proses pengobatannya berjalan lancar. Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberikan doa dan dukungan agar Eza segera diberikan kesembuhan,” ujar Ali Nurdin.»
Eza Ramadhan diketahui merupakan mantan Paskibra yang pernah berdiri gagah menjalankan tugas dalam upacara pengibaran bendera. Kini, di tengah kondisi yang membutuhkan perawatan, ia harus menjalani perjuangan untuk memulihkan kondisi kesehatannya.
Perjalanan dari kediamannya di Desa Rarapadende, penjemputan oleh tim kesehatan Puskesmas Kaleke, hingga akhirnya mendapatkan perawatan di RS Tora Belo menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu Eza memperoleh penanganan medis yang dibutuhkan.
Kini, Eza masih menjalani rawat inap dan diharapkan mendapatkan perawatan secara optimal hingga kondisi kesehatannya membaik.
Dukungan dari tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, keluarga, dan masyarakat menjadi kekuatan tersendiri bagi Eza dalam menghadapi masa pengobatan.
Semoga Eza Ramadhan segera diberikan kesembuhan, kerinduan kondisinya, dan kembali menjalani aktivitas serta meraih masa depan yang dicita-citakannya.
Doa dan kepedulian kita menjadi harapan bagi Eza untuk kembali bangkit.
Penulis : Anjasman/Redaksi
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















