SIPETA Merah Putih Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pertanian, Petani di Dolo Selatan Dapat Layanan Kesehatan Gratis

- Penulis

Wednesday, 15 July 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_132096

Oplus_132096

SIGI – Suara Nusantara Palu,Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Baluase menggelar kegiatan SIPETA (Sigi Petani Sehat) Merah Putih di Gedung Pertemuan PEM(pusat Evakuasi masyarakat)Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petani sekaligus penyerahan benih jagung secara simbolis dari Kementerian Pertanian melalui BPP kepada kelompok tani.

Program SIPETA Merah Putih merupakan inovasi Pemerintah Kabupaten Sigi yang bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada petani melalui kolaborasi lintas sektor, sehingga kesehatan petani dapat terpantau dan produktivitas pertanian terus meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, dr. Tri Eko Stefanus Larope, mengatakan tantangan utama pelaksanaan program ini adalah mengumpulkan para petani dalam satu kesempatan. Untuk itu, Dinas Kesehatan membangun kolaborasi dengan BPP yang secara rutin melaksanakan kegiatan bersama kelompok tani.

“Tantangannya adalah mengumpulkan kelompok tani. Karena itu kami berkolaborasi dengan BPP. Ketika ada jadwal pembagian bibit, benih maupun kegiatan lain yang menghadirkan para petani, kami memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan,” ujar dr. Tri Eko Stefanus Larope.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Dolo Selatan, Sri Intan Dewi, SKM, menjelaskan bahwa SIPETA Merah Putih mulai dijalankan sejak Juni 2026 sebagai bagian dari inovasi daerah yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya diberikan saat kegiatan kelompok tani, tetapi juga melalui Posyandu yang kini telah menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan pendekatan pelayanan sepanjang siklus kehidupan.

“Pelaksanaan SIPETA Merah Putih kami mulai sejak Juni 2026. Kegiatan ini terus kami jalankan setiap ada aktivitas yang melibatkan petani maupun masyarakat. Selain itu, pelayanan kesehatan juga tetap diberikan melalui Posyandu karena petani juga merupakan bagian dari sasaran pelayanan. Saat ini Posyandu telah melaksanakan enam SPM dengan pelayanan kesehatan bagi seluruh kelompok usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Ilham Lawidu Buka Jambore Yamaha RX King Regional VI Sulawesi, Dorong Promosi Potensi Tojo Una-Una
Kepala BPP Baluase Kecamatan Dolo Selatan, Slamet Dariyanto.S.ST menyampaikan bahwa kesehatan petani menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian.

“Petani yang sehat akan menghasilkan panen yang baik. Karena itu mari bersama-sama menjaga kesehatan dalam menjalankan aktivitas bertani,” katanya.

Melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi dan BPP Baluase, program SIPETA Merah Putih diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi petani serta memperkuat sinergi antara sektor kesehatan dan pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sigi.

Penulis : Anjasman

Editor : Redaksi suara Nusantara palu com

Sumber Berita: Peliputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada
Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.
Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib
Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 
Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Pria yang Diduga Terlibat Curanmor Meninggal Dunia, Polres Morowali Selidiki Dua Dugaan Tindak Pidana
Jalan Nasional di Tompira Rusak Parah, Warga Desak BPJN Sulteng Segera Lakukan Penanganan
Fia Masih Dirawat, Polisi Kejar Pelaku Perampokan Agen BRILink di Morowali
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 11:40 WIB

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada

Monday, 27 July 2026 - 12:39 WIB

Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.

Monday, 27 July 2026 - 03:42 WIB

Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Monday, 27 July 2026 - 02:08 WIB

Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 

Monday, 27 July 2026 - 02:00 WIB

Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru