PALU, SULAWESI TENGAH — Momentum syukuran berdirinya Yayasan Garda Integritas Indonesia diisi dengan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan yang berlangsung Selasa (25/8/2026) di BTN Kelapa Mas Permai Blok A1 Nomor 3, Sulawesi Tengah, tersebut dirangkaikan dengan aksi berbagi kepada warga yang membutuhkan.
Dalam kegiatan itu, pihak yayasan menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok kepada sejumlah masyarakat serta Panti Asuhan Al-Hijrah Sigi yang berlokasi di Jalan Karanja Lembah, RT 24/Dusun 04, Desa Mpanau.
Untuk Panti Asuhan Al-Hijrah, bantuan yang diserahkan antara lain empat karung beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Bantuan serupa juga diberikan kepada beberapa warga sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah seorang warga yang mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan dukungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari turut mendapat perhatian. Kepada warga tersebut, yayasan memberikan dua karung beras beserta sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
Ketua Yayasan Garda Integritas Indonesia, Fadri Ahende, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sederhana dari rasa syukur sekaligus upaya menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat.
Menurut Fadri, keberadaan sebuah yayasan tidak cukup hanya ditandai dengan kegiatan formal, tetapi harus dibuktikan melalui kontribusi nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“Syukuran ini kami maknai dengan berbagi kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan saudara-saudara kita yang menerima,” ujar Fadri.
Ia menambahkan, kepedulian sosial tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk bantuan dengan nilai besar. Hal terpenting, kata dia, adalah adanya kemauan untuk berbagi dan membantu sesuai kemampuan.
Fadri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana. Dukungan berupa materi, tenaga, gagasan hingga doa disebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi Yayasan Garda Integritas Indonesia untuk menjalankan berbagai program sosial secara berkelanjutan.
“Kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut. Apa yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi bagi masyarakat yang sedang membutuhkan, mudah-mudahan bisa memberikan manfaat,” katanya.
Kegiatan syukuran yang dikemas melalui bakti sosial tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen yayasan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan diharapkan dapat menjadi bagian dari kiprah yayasan ke depan.
Fadri berharap semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari kegiatan sosial yang dilakukan.
“Semoga setiap dukungan dan kebaikan dari semua pihak menjadi amal dan keberkahan serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tutupnya.
Penulis : Anjasman/Redaksi
Editor : SN-PALU
Sumber Berita: Liputan
















