PALU, SUARA NUSANTARA PALU — Persoalan kesempatan kerja dan masa depan generasi muda kembali menjadi perhatian Pelopor Pemuda Tadulako Sulawesi Tengah. Organisasi kepemudaan tersebut mendorong agar pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan peluang yang lebih luas bagi pemuda untuk bekerja, berusaha, dan mengembangkan potensi.
Pelopor Pemuda Tadulako menilai, pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan Sulawesi Tengah. Karena itu, keberadaan lapangan kerja yang layak serta peningkatan keterampilan dinilai perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.
Menurut organisasi tersebut, perkembangan sektor ekonomi di Sulawesi Tengah semestinya dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal. Hal itu perlu dibarengi dengan peningkatan kompetensi agar generasi muda memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pekerjaan formal, Pelopor Pemuda Tadulako juga melihat potensi besar pada sektor kewirausahaan, ekonomi kreatif, teknologi digital, dan usaha berbasis potensi daerah. Untuk itu, pelatihan, pendampingan, akses permodalan, serta pembinaan usaha dinilai penting agar pemuda tidak hanya bergantung pada peluang kerja yang tersedia.
“Pemuda harus menjadi bagian dari pembangunan, bukan sekadar menjadi penonton. Mereka membutuhkan ruang untuk bekerja, berkreasi, mengembangkan usaha, sekaligus menyampaikan gagasan untuk kemajuan daerah,” demikian semangat yang disampaikan Pelopor Pemuda Tadulako Sulawesi Tengah.
Organisasi ini juga menekankan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, perusahaan, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, serta masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan dan kemandirian pemuda.
Pelopor Pemuda Tadulako Sulawesi Tengah berharap pemerintah dan pemangku kepentingan dapat membuka ruang dialog yang lebih luas mengenai kebutuhan generasi muda, khususnya terkait pendidikan keterampilan, kesempatan kerja, kewirausahaan, dan akses terhadap dunia usaha.
Organisasi tersebut menyatakan komitmennya untuk ikut mendorong kegiatan kepemudaan yang produktif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Aspirasi pemuda, menurut mereka, perlu diterjemahkan menjadi gagasan dan program nyata yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.
Dengan semakin terbukanya ruang bagi pemuda untuk berkarya dan berpartisipasi, diharapkan generasi muda Sulteng mampu menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.
PALU, Jumat 14 Agustus 2026
Penulis : Redaksi
Editor : SN palu
Sumber Berita: Liputan
















