Selamat Jalan Paula Waroka, Pembawa Bendera Pusaka 17 Agustus 1947, Jasamu Abadi untuk Indonesia

- Penulis

Monday, 13 July 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALU – Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia. Paula Waroka, putri asal Sulawesi Utara yang dikenal sebagai pembawa Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1947, telah berpulang pada Kamis, 9 Juli 2026, dalam usia 94 tahun.

Kepergian Paula Waroka menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Sosoknya merupakan bagian dari sejarah yang telah mengukir pengabdian dan semangat cinta tanah air pada masa awal kemerdekaan. Dedikasi dan pengorbanannya akan terus dikenang oleh generasi penerus bangsa.

Atas nama Keluarga Besar Redaksi Suara Nusantara Palu, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Paula Waroka. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepergian seorang tokoh sejarah bukanlah akhir dari perjuangannya. Nama dan jasanya akan terus hidup dalam lembaran sejarah Indonesia, menjadi inspirasi bagi seluruh anak bangsa untuk terus mencintai dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pahlawan sejati tidak pernah mati. Mereka hidup dalam sejarah, dikenang sepanjang masa, dan menginspirasi setiap generasi untuk mencintai bangsanya.”

Selamat jalan, Paula Waroka. Terima kasih atas pengabdianmu untuk Indonesia. Jasamu akan selalu dikenang sepanjang masa.Catatan: Berdasarkan informasi yang tersedia untuk umum, Paula Waroka dikenal sebagai pembawa Bendera Pusaka pada upacara kemerdekaan. Karena informasi mengenai agama beliau tidak saya ketahui, saya menggunakan ungkapan belasungkawa yang bersifat netral agar berita tetap akurat dan menghormati almarhumah beserta keluarganya.

Baca Juga:  Wakil Bupati Tojo Una-Una Hadiri HUT Ke-64 Desa Molowagu, Dorong Pelestarian Tradisi Padungku dan Kemajuan Pertanian

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi suara Nusantara palu com

Sumber Berita: Peliputan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel suaranusantarapalu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada
Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.
Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib
Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 
Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Pria yang Diduga Terlibat Curanmor Meninggal Dunia, Polres Morowali Selidiki Dua Dugaan Tindak Pidana
Jalan Nasional di Tompira Rusak Parah, Warga Desak BPJN Sulteng Segera Lakukan Penanganan
Fia Masih Dirawat, Polisi Kejar Pelaku Perampokan Agen BRILink di Morowali
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 11:40 WIB

Diduga Ada Pungutan Berkedok Dukungan Media di Lokasi PETI Parigi Moutong, Publik Diminta Waspada

Monday, 27 July 2026 - 12:39 WIB

Tragedi Berdarah di Duyu Mulai Terungkap, Kesaksian Istri Korban Bantu Polisi Buru Terduga Pelaku.

Monday, 27 July 2026 - 03:42 WIB

Kapolres Sigi Apresiasi Kolaborasi Pengamanan, Festival Danau Lindu 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Monday, 27 July 2026 - 02:08 WIB

Hartanto Boechori: “Pak Presiden, Jurnalis Bukan “Londo Ireng”* 

Monday, 27 July 2026 - 02:00 WIB

Dua Warga Meninggal Dunia dalam Peristiwa di Manonda, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru