TOUNA-Suara Nusantara Palu,Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya Lapasiri, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Desa Molowagu yang dirangkaikan dengan tradisi Padungku di Kecamatan Batudaka, Sabtu (4/7/2026).
Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian dan perkebunan sekaligus momentum melestarikan kearifan lokal yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Surya Lapasiri hadir mewakili Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Desa Molowagu atas hari jadi desa yang ke-64 serta berharap desa tersebut terus berkembang, semakin maju, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga dan melestarikan tradisi Padungku.
Menurutnya, tradisi syukuran hasil panen bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki makna penting sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian dan perkebunan yang telah diperoleh, sekaligus memperkuat kebersamaan, semangat gotong royong, dan persatuan masyarakat.
“Semoga melalui perayaan Padungku ini, hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Desa Molowagu semakin meningkat sehingga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa,”harap Surya.
Setibanya di Desa Molowagu, Wakil Bupati disambut dengan pengalungan bunga dan tarian adat oleh Pemerintah Desa bersama tokoh masyarakat sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una, Sigit Labolong, mengatakan kehadiran Wakil Bupati beserta rombongan disambut antusias masyarakat yang mengikuti rangkaian peringatan HUT Desa Molowagu dan syukuran Padungku.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una Sigit Labolong, Kepala Dinas Perhubungan Arman K. Tambilalo, Camat Batudaka Abdul Manaf, S. Abdullah, jajaran Polsek Una-Una, perwakilan Koramil Una-Una, Kepala Desa Molowagu, para kepala desa, serta tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Batudaka.
Padungku merupakan salah satu tradisi masyarakat yang terus dijaga sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Selain menjadi ungkapan syukur atas hasil panen,tradisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, memperkuat semangat kebersamaan, serta mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan sebagai salah satu penopang perekonomian desa.(*)
Penulis : Budi Dako
Editor : Redaksi suara Nusantara palu com
Sumber Berita: Peliputan














